Sunday, September 8, 2013

Kembali Menulis

Sudah lama rasanya saya tidak meninggalkan jejak coretan saya dalam blog ini. Melihat terakhir postingan terakhir saya dalam blog ini April 2012. Berarti blog ini sudah lebih dari setahun tidak saya urus. Namun, bukan berarti dalam setahun saya tidak menulis sama sekali. Yang terjadi adalah saya terdistraksi dalam banyak hal. Inilah penyebab saya jarang menulis dalam blog, diari ataupun note. Terlalu banyak ide tulisan bermunculan dalam pikiran namun tak satupun yang menjadi sebuah tulisan utuh. Semua masih dalam bentuk poin-poin garis besar yang akhirnya menumpuk jadi coretan yang tak berbentuk dan ujung-ujungnya tidak memilki nilai manfaat baik bagi saya maupun orang lain.

Saya akui, menulis sesuatu sering sekali dilakukan namun bukanlah kegiatan yang mudah untuk dibiasakan. Sering dilakukan karena setiap hari kita selalu menulis baik menulis update-an dalam sosial media, menulis sms, email, catatan kuliah, catatan harian, note maupun reminder kegiatan. Dari sekaian banyak orang menulis, hanya segelintir orang yang membiasakan dirinya menulis bukan hanya untuk dirinya dan masa sekarang tapi untuk orang lain dan generasi selanjutnya.
Bahagia orang yang telah belajar menulis. Karena seorang penulis Indonesia yang terkenal dengan bukunya tetralogi Pulau Buru, Pramoedya Ananta Toer pernah berkata menulis merupakan pekerjaan menuju keabadian. Dalam salah satu seri tetralogi Pulau Buru, Anak Semua Bangsa, Pram seolah menjelma menjadi sosok Mama yang sedang memberikan nasehat pada Minke __kata-kata tersebut yang saya merupakan postingan terakhir saya dalam blog ini April 2012__ "Kau, Nak, paling sedikit harus bisa teriak. Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh dikemudian hari". Pernyataan Pram ini ditegaskan oleh adiknya, Sorsila Toer pendiri perpustakaan PATABA (Pramoedya  Ananta Toer Anak Semua Bangsa) dalam website : patabamembangun.blogspot.com "Bacalah kau akan tahu dunia dan isinya. Tulislah, kau akan dikenang sepanjang masa". Bagi saya pribadi, tujuan menulis sendiri adalah berbagi apa saja tentang pemikiran saya, pengetahuan, fenomena yang saya saksikan beserta  pendapat saya, ataupun hal-hal kecil yang luput dari perhatian orang banyak, namun hal yang menarik menurut saya. Semoga semangat berbagi saya dalam bentuk tulisan ini tidak luntur hanya karena rasa malas dan tidak bisa mengatur waktu yang telah disediakan Sang Pencipta.

No comments:

Post a Comment